Karena itu, seorang mukmin tidak boleh berputus asa dalam berdoa. Yang terpenting adalah ketulusan hati, keyakinan penuh kepada Allah, serta kesabaran menunggu jawaban terbaik-Nya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Doa seorang hamba akan dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk dosa atau memutuskan silaturahim, dan selama ia tidak tergesa-gesa.” Para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, apa maksud tergesa-gesa itu? Beliau menjawab: Yaitu ketika seseorang berkata, ‘Aku sudah berdoa, namun belum juga dikabulkan,’ lalu ia pun berhenti berdoa.”
(HR. Muslim No. 2735)
Selain itu, Allah juga menegaskan dalam Al-Qur’an:
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh petunjuk.”
(QS. Al-Baqarah: 186)
Author : Neni D'Lestari_PAI KUA Bantaran
