Bantaran — Pada Kamis, 5 September 2025, kegiatan Bimbingan Perkawinan kembali dilaksanakan di ruang penyuluh KUA Kecamatan Bantaran. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Neni Dwi Lestari, S.Pd., Penyuluh Agama Islam yang juga berperan sebagai pembimbing dalam mempersiapkan calon pengantin menuju kehidupan rumah tangga.
Peserta bimbingan kali ini merupakan sepasang calon pengantin, di mana calon mempelai pria berstatus duda, sementara calon mempelai wanita belum pernah menikah. Meski dengan latar belakang yang berbeda, keduanya tampak serius dan antusias mengikuti setiap materi yang diberikan.
Menurut Neni Dwi Lestari, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan dan pemahaman mendalam tentang hak dan kewajiban suami istri, komunikasi dalam rumah tangga, serta nilai-nilai keagamaan yang menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.
“Menikah bukan sekadar menyatukan dua orang, tetapi juga menyatukan dua keluarga dan dua karakter yang berbeda. Dengan bimbingan ini, calon pengantin diharapkan siap secara mental, emosional, dan spiritual dalam membangun kehidupan bersama,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Kedua calon pengantin tampak aktif berdiskusi dan membuka diri dalam sesi tanya jawab. Di akhir kegiatan, keduanya menyampaikan rasa syukur dan harapan agar pernikahan yang akan dijalani menjadi langkah awal membangun rumah tangga yang penuh keberkahan.
Melalui kegiatan seperti ini, KUA Bantaran terus berupaya menghadirkan layanan bimbingan perkawinan yang berkualitas, agar setiap pasangan calon pengantin siap melangkah menuju kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai agama.
Penulis: Lestari — Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran
.jpeg)