Rabu, 29 April 2026

Tingkatkan Wawasan Resolusi Konflik Keagamaan, Neni Dwi Lestari Ikuti Webinar Nasional d’park

 


Wonomerto— Komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi sebagai penyuluh agama terus ditunjukkan oleh Neni Dwi Lestari, S.Pd., Penyuluh Agama Islam KUA Sumberasih. Pada Rabu (29/4/2026), Neni mengikuti Webinar d’park (Diskusi Penguatan Aktor Resolusi Konflik) ke-71 yang diselenggarakan secara virtual oleh Subdirektorat Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Keagamaan (BPKI-PKK) Kementerian Agama Republik Indonesia.

Webinar tersebut mengangkat tema “Peran Penyuluh Agama dan Penanganan Konflik Keagamaan”, sebuah tema yang sangat relevan dengan tugas dan fungsi penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam membangun harmoni serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan kapasitas penyuluh agama dalam memahami berbagai dinamika sosial keagamaan yang berkembang di masyarakat. Melalui webinar tersebut, peserta mendapatkan wawasan mengenai strategi pencegahan konflik, penguatan moderasi beragama, serta peran penting penyuluh agama dalam membangun dialog dan komunikasi yang konstruktif di tengah perbedaan.

Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki posisi strategis sebagai agen edukasi, mediasi, dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang moderat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dalam bidang penanganan konflik keagamaan menjadi kebutuhan penting agar penyuluh mampu menjalankan tugas secara profesional dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Neni Dwi Lestari menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan tambahan pengetahuan dan perspektif baru terkait upaya membangun kehidupan beragama yang harmonis, damai, dan saling menghormati. Bekal tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan penyuluhan maupun pembinaan kepada masyarakat di wilayah binaannya.

Kegiatan berlangsung dengan baik dan penuh antusiasme dari peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui keikutsertaan dalam webinar ini, diharapkan para penyuluh agama semakin siap menjadi pelopor kerukunan, penjaga harmoni sosial, serta penggerak moderasi beragama di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.


Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Selasa, 28 April 2026

Tuntaskan Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta, Neni Dwi Lestari Raih Predikat Sangat Kompeten

 


Wonomerto— Penyuluh Agama Islam KUA Sumberasih, Neni Dwi Lestari, S.Pd., berhasil menyelesaikan pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta Angkatan I yang diselenggarakan melalui platform PINTAR Kementerian Agama Republik Indonesia. Pelatihan tersebut berlangsung secara daring pada 22–28 April 2026 dan sertifikat kelulusan diterbitkan pada 27 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama. Pelatihan diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan bekerja sama dengan Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama Republik Indonesia melalui sistem pembelajaran daring berbasis MOOC (Massive Open Online Course).

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi terkait implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, sebuah pendekatan pendidikan yang menekankan nilai-nilai kasih sayang, penghormatan terhadap sesama, toleransi, serta penguatan karakter dalam proses pembelajaran dan pembinaan masyarakat. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat moderasi beragama yang terus dikembangkan oleh Kementerian Agama.

Sebagai peserta, Neni Dwi Lestari mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang mencakup 50 jam pembelajaran. Atas kesungguhan dan hasil yang dicapai selama mengikuti pelatihan, ia memperoleh nilai 91,67 dengan predikat “Lulus, Sangat Kompeten.”

Menurut Neni Dwi Lestari, materi yang diperoleh selama pelatihan memberikan wawasan baru dalam membangun pola pembinaan dan penyuluhan yang lebih humanis, inklusif, serta berorientasi pada nilai-nilai kasih sayang. Pendekatan tersebut dinilai sangat relevan untuk diterapkan dalam tugas penyuluhan agama di tengah masyarakat yang semakin beragam.

Keberhasilan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Penyuluh Agama Islam KUA Sumberasih untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri. Melalui penguatan kompetensi yang berkelanjutan, diharapkan pelayanan, pembinaan, dan penyuluhan kepada masyarakat dapat semakin optimal serta mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan beragama yang harmonis dan penuh cinta kasih.

Pelatihan ini juga menjadi bukti bahwa semangat belajar dan pengembangan diri merupakan bagian penting dalam mendukung profesionalisme ASN Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Jumat, 24 April 2026

Meski Calon Suami Berhalangan Hadir, Pendampingan Catin Tetap Dilaksanakan di KUA Wonomerto

 


Wonomerto — Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., melaksanakan pendampingan dan pelayanan kepada calon pengantin pada Jumat(24/4/2026) di KUA Wonomerto.

Pendampingan tersebut dilakukan bersamaan dengan proses pendaftaran pernikahan yang diwakili oleh calon mempelai perempuan, sementara calon mempelai laki-laki berhalangan hadir mendampingi proses administrasi pada hari itu.

Dalam kegiatan tersebut, Neni Dwi Lestari memberikan pengarahan, motivasi, serta penguatan kepada calon pengantin terkait kesiapan menuju jenjang pernikahan yang sakral. Selain membahas administrasi pernikahan, pendampingan juga difokuskan pada pemahaman mengenai pentingnya kesiapan mental, tanggung jawab, dan komitmen dalam membangun rumah tangga yang harmonis.

Suasana pendampingan berlangsung hangat dan komunikatif. Calon pengantin tampak antusias menyimak setiap penjelasan yang diberikan serta aktif berkonsultasi terkait proses dan persiapan menuju pernikahan.

Melalui kegiatan ini, KUA Wonomerto terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis dan edukatif bagi masyarakat, khususnya bagi calon pengantin yang tengah mempersiapkan diri memasuki kehidupan baru dalam ikatan pernikahan.


Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Kamis, 23 April 2026

Kalibrasi Arah Kiblat Dilakukan, Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto Turun Langsung ke Lapangan

 



Wonomerto — Dalam upaya memastikan ketepatan arah kiblat sebagai bagian penting dalam kesempurnaan ibadah umat Islam, Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto melaksanakan kegiatan kalibrasi arah kiblatdi dua lokasi di Desa Sepuhgembol pada Kamis (23/4/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan secara langsung oleh jajaran penyuluh agama Islam KUA Wonomerto dengan melakukan pengukuran dan pengecekan arah kiblat menggunakan metode dan alat penunjang yang akurat. Selain memastikan arah kiblat masjid sesuai dengan posisi Ka’bah di Makkah, kegiatan ini juga menjadi bentuk pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Turut hadir pula Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., bersama para penyuluh lainnya yang ikut mendampingi pelaksanaan pengukuran dan sosialisasi kepada pengurus takmir masjid.

Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh juga memberikan pemahaman kepada pengurus masjid mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat serta langkah-langkah pengecekan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.

Pihak takmir Masjid Al-Falah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian serta pendampingan dari KUA Wonomerto dalam mendukung kualitas sarana ibadah masyarakat.

Pelaksanaan kalibrasi berlangsung dengan baik, tertib, dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, KUA Wonomerto terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan keagamaan yang profesional, edukatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. 


Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Rabu, 22 April 2026

Verifikasi Lembaga Madin As-Silfiyah, Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto Perkuat Koordinasi Keagamaan

 


Wonomerto — Dalam rangka penguatan pembinaan lembaga pendidikan keagamaan, Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto melaksanakan kegiatan verifikasi dan koordinasi keagamaan di Madin As-Silfiyah Kecamatan Wonomerto pada Selasa (22/4/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut pendampingan dan penguatan kelembagaan madrasah diniyah agar terus berkembang, tertib administrasi, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

Para penyuluh agama Islam KUA Wonomerto hadir melakukan koordinasi sekaligus verifikasi data kelembagaan secara langsung bersama pihak pengelola Madin As-Silfiyah. Dalam pelaksanaannya, berbagai hal terkait administrasi, pembinaan kelembagaan, hingga penguatan layanan pendidikan keagamaan turut menjadi pembahasan bersama.

Turut hadir pula Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., bersama jajaran penyuluh lainnya yang ikut mendampingi proses verifikasi dan koordinasi tersebut.

Kegiatan berlangsung dengan baik dan penuh keakraban. Pihak lembaga madin menyambut hangat kedatangan para penyuluh serta berharap sinergi bersama KUA Wonomerto dapat terus terjalin demi mendukung kemajuan pendidikan diniyah di wilayah Kecamatan Wonomerto.

Melalui kegiatan ini, KUA Wonomerto terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembinaan lembaga keagamaan serta memastikan keberlangsungan pendidikan Islam yang lebih tertata, berkualitas, dan berdampak bagi masyarakat


Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Kamis, 16 April 2026

Bangun Kolaborasi Penguatan Madin, Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto Jalin Koordinasi Bersama FKDT

 


Wonomerto — Dalam upaya memperkuat eksistensi dan kualitas Madrasah Diniyah di wilayah Kecamatan Wonomerto, Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto melaksanakan koordinasi bersama Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Wonomerto pada Kamis (16/4/2026).

Kegiatan koordinasi tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara penyuluh agama Islam dan lembaga pendidikan keagamaan nonformal guna meningkatkan pembinaan, administrasi, serta penguatan peran madrasah diniyah di tengah masyarakat.

Kepala KUA Wonomerto, H. Wawan Ali Suhudi, S.Ag., M.H., turut memberikan dukungan terhadap langkah koordinasi tersebut sebagai bagian dari penguatan layanan dan pembinaan keagamaan berbasis kolaborasi.

Dalam kegiatan itu, para Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto hadir berdiskusi dan melakukan pemetaan berbagai kebutuhan madrasah diniyah di wilayah Wonomerto. Turut hadir pula Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., bersama jajaran penyuluh lainnya yang aktif mengikuti jalannya koordinasi.

Pembahasan yang dilakukan meliputi penguatan administrasi lembaga, peningkatan pembinaan kepada santri, penguatan sinergi kelembagaan, hingga langkah bersama dalam mendukung kemajuan madrasah diniyah agar semakin berkembang dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan baik dan penuh keakraban. Suasana diskusi tampak komunikatif dan produktif, mencerminkan komitmen bersama dalam membangun pendidikan keagamaan yang lebih kuat dan berdampak di Kecamatan Wonomerto.

Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Rabu, 15 April 2026

Perkuat Silaturahmi dan Sinergi, Penyuluh KUA Wonomerto Kunjungi Ketua Muslimat NU

 


Wonomerto — Dalam upaya mempererat sinergi dan membangun komunikasi keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Ketua Muslimat NU Kecamatan Wonomerto pada Rabu(15/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan antara KUA Wonomerto dan Muslimat NU dalam mendukung berbagai program pembinaan keagamaan dan kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Wonomerto.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, berbagai topik turut dibahas, mulai dari penguatan peran perempuan dalam keluarga, pembinaan masyarakat, hingga pentingnya kolaborasi dalam mendukung program keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Neni Dwi Lestari, S.Pd., menyampaikan bahwa sinergi bersama organisasi keagamaan seperti Muslimat NU menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan penyuluhan dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Ketua Muslimat NU Kecamatan Wonomerto menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi langkah komunikasi serta silaturahmi yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto.

Kegiatan berlangsung dengan baik, penuh keakraban, dan sarat semangat kebersamaan. Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara KUA Wonomerto dan Muslimat NU dapat terus terjalin kuat dalam mendukung pembinaan umat dan penguatan kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius.


Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Laksanakan Pendampingan wujudkan kemudahan dalam pengajuan AIW hingga IJOP Madin

 


Wonomerto — Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., melaksanakan kegiatan pendampingan, sosialisasi, dan penyuluhan kepada masyarakat terkait pengajuan perpanjangan Madrasah Diniyah (Madin) serta pengelolaan aset wakaf pada Rabu (15/4/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan penguatan administrasi kelembagaan keagamaan di wilayah Kecamatan Wonomerto. Dalam pelaksanaannya, masyarakat dan pengelola lembaga diberikan pemahaman mengenai tata cara pengajuan perpanjangan madin, kelengkapan administrasi, hingga pentingnya legalitas lembaga pendidikan keagamaan.

Tidak hanya itu, penyuluhan juga membahas perihal aset wakaf sebagai bagian penting dalam mendukung keberlangsungan lembaga keagamaan dan kemaslahatan umat. Masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya tertib administrasi wakaf serta pengelolaan aset wakaf agar memiliki kepastian hukum dan manfaat jangka panjang.

Neni Dwi Lestari, S.Pd., menyampaikan bahwa pendampingan dan sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen KUA dalam memberikan pelayanan yang edukatif dan membantu masyarakat memahami proses administrasi keagamaan secara lebih baik.

Kegiatan berlangsung dengan baik dan penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif berkonsultasi serta menyampaikan berbagai pertanyaan terkait proses perpanjangan madin maupun pengelolaan aset wakaf.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lembaga keagamaan di wilayah Wonomerto semakin tertib administrasi, berkembang lebih baik, serta mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekitar.

Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Sabtu, 11 April 2026

Melalui Jalan Cinta, Neni Dwi Lestari Ajak Jamaah MT Nurul Huda Memperkuat Keimanan

 

Bantaran — Penyuluh Agama Islam Neni Dwi Lestari, S.Pd. melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Nurul Huda pada Sabtu (11/4/2026) di Desa Bantaran. Materi yang disampaikan kali ini mengangkat tema “Mengimani Islam dengan Jalan yang Penuh Cinta”, sebagai upaya memperkuat pemahaman keislaman yang damai, sejuk, dan penuh kasih sayang.

Dalam penyampaiannya, Neni Dwi Lestari mengajak jamaah untuk memahami bahwa Islam tidak hanya mengajarkan ibadah secara lahiriah, tetapi juga mengajarkan bagaimana membangun hubungan yang penuh cinta kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, keluarga, dan sesama manusia. Keimanan yang tumbuh dengan landasan cinta diyakini akan melahirkan ketenangan hati serta semangat dalam menjalankan ajaran agama.

Menurutnya, cinta kepada Allah SWT dapat diwujudkan melalui ketaatan, rasa syukur, kesabaran, serta kesungguhan dalam menjalankan perintah-Nya. Sementara cinta kepada sesama diwujudkan melalui sikap saling menghormati, membantu, menjaga persaudaraan, dan menghindari perilaku yang dapat menyakiti orang lain.

Jamaah MT Nurul Huda juga diajak untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW yang senantiasa mengedepankan kelembutan, kasih sayang, dan kebijaksanaan dalam berdakwah maupun berinteraksi dengan masyarakat. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun keluarga dan lingkungan yang harmonis.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan keakraban. Para jamaah tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan, bahkan beberapa peserta turut berbagi pengalaman dan pandangan mengenai pentingnya menghadirkan cinta dalam menjalankan ajaran agama.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan jamaah MT Nurul Huda semakin mantap dalam mengamalkan ajaran Islam secara utuh, tidak hanya melalui ibadah ritual, tetapi juga melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan kasih sayang, kedamaian, dan kemanfaatan bagi sesama. Dengan demikian, Islam benar-benar hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam dan menjadi pedoman hidup yang menenangkan hati.


Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Mengimani Islam dengan Jalan Cinta, Neni Dwi Lestari Berikan Penguatan kepada Kelompok Harum Insani

 

Bantaran — Penyuluh Agama Islam Neni Dwi Lestari, S.Pd. melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pembinaan kepada Kelompok Binaan Harum Insani pada Sabtu(11/4/2026) di Desa Bantaran. Pada kesempatan kali ini, materi yang disampaikan mengangkat tema “Mengimani Islam dengan Jalan yang Penuh Cinta”, sebagai upaya menumbuhkan pemahaman keagamaan yang menyejukkan dan membangun semangat beribadah dengan hati yang tulus.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan penguatan spiritual kepada anggota kelompok binaan agar semakin memahami bahwa Islam merupakan agama yang mengajarkan kasih sayang, kelembutan, dan cinta terhadap sesama makhluk ciptaan Allah SWT. Keimanan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah ritual semata, tetapi juga melalui perilaku yang mencerminkan kasih sayang, kepedulian, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, Neni Dwi Lestari menjelaskan bahwa mencintai Allah SWT dapat diwujudkan dengan menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, serta senantiasa berbuat baik kepada sesama. Jalan cinta dalam beragama juga berarti menjalankan ajaran Islam dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan rasa syukur, bukan karena keterpaksaan.

Peserta diajak untuk memahami bahwa dakwah yang penuh cinta akan lebih mudah diterima dan memberikan dampak positif dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan menanamkan nilai kasih sayang dalam keluarga, lingkungan, dan kehidupan sosial, seorang muslim dapat menjadi teladan yang baik sekaligus menyebarkan kebaikan di tengah masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan baik, lancar, dan penuh kehangatan. Antusiasme anggota Kelompok Harum Insani terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti materi, berbagi pengalaman, serta menyampaikan pertanyaan yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai cinta dalam kehidupan beragama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Kelompok Harum Insani semakin mantap dalam mengimani Islam dengan hati yang penuh cinta, sehingga mampu menghadirkan kedamaian, memperkuat ukhuwah, dan menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.


Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Jumat, 10 April 2026

Sinergi Lintas Sektoral, KUA dan Puskesmas Wonomerto Bahas Kesiapan Calon Pengantin

 


Wonomerto — Upaya mempersiapkan calon pengantin menuju kehidupan rumah tangga yang sehat dan harmonis terus diperkuat melalui sinergi lintas sektoral. Pada Jumat (10/4/2026), KUA Wonomerto bersama Puskesmas Wonomerto melaksanakan koordinasi dan pembahasan terkait persiapan bagi calon pengantin baru.

Kegiatan tersebut menjadi langkah kolaboratif antara sektor keagamaan dan kesehatan dalam memberikan pembinaan menyeluruh kepada pasangan calon pengantin, baik dari sisi kesiapan mental, spiritual, maupun kesehatan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

Dalam pembahasan tersebut, berbagai hal menjadi fokus perhatian bersama, mulai dari pentingnya edukasi kesehatan bagi calon pengantin, pencegahan stunting, kesiapan membangun keluarga sehat, hingga penguatan pemahaman keagamaan sebagai pondasi rumah tangga.

Jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pelayanan kepada masyarakat. Turut hadir pula Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., yang ikut berdiskusi dan memberikan penguatan terkait pentingnya kesiapan pasangan calon pengantin sebelum melaksanakan pernikahan.

Kegiatan berlangsung dengan baik dan penuh semangat kolaborasi. Suasana diskusi tampak hangat dan komunikatif sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun pelayanan yang lebih terpadu dan berdampak bagi masyarakat.

Melalui sinergi ini, diharapkan calon pengantin tidak hanya siap melangsungkan akad nikah, tetapi juga siap membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas di masa mendatang.

Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam


KUA Wonomerto Terus Dampingi Catin, Penguatan Keagamaan Diberikan Sebelum Akad Nikah


Wonomerto — Pendampingan dan pembinaan keagamaan kepada calon pengantin kembali dilaksanakan oleh KUA Wonomerto pada Jumat(10/4/2026) di KUA Wonomerto. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan bekal awal kepada pasangan calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Sepasang calon pengantin yang hadir mendapatkan pengarahan dan pendampingan terkait pentingnya kesiapan membangun keluarga yang harmonis dan penuh tanggung jawab. Selain membahas persiapan administrasi pernikahan, pembinaan juga difokuskan pada penguatan mental, spiritual, dan pemahaman kehidupan berumah tangga.

Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto turut memberikan sosialisasi dan motivasi kepada pasangan calon pengantin. Neni Dwi Lestari, S.Pd., menyampaikan pentingnya membangun komunikasi yang baik, menjaga komitmen, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pondasi utama dalam kehidupan keluarga.

Suasana pendampingan berlangsung hangat dan komunikatif. Pasangan calon pengantin tampak antusias mengikuti setiap arahan dan aktif berkonsultasi mengenai persiapan menuju akad nikah serta kehidupan setelah menikah nantinya.

Melalui kegiatan ini, KUA Wonomerto berharap para calon pengantin memiliki kesiapan yang lebih matang sehingga mampu membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah serta menjadi keluarga yang harmonis di tengah masyarakat.

Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Kamis, 09 April 2026

Suasana Pendampingan Pelayanan keagamaan di KUA Wonomerto Tetap Hangat dan Humanis di Tengah Aktivitas Masyarakat

 


Wonomerto — Aktivitas pelayanan di KUA Pusaka Wonomerto tampak berjalan aktif dan penuh kehangatan pada Kamis (9/4/2026). Sejak pagi, masyarakat silih berganti datang untuk mendapatkan berbagai layanan keagamaan dan administrasi yang tersedia di lingkungan KUA Wonomerto.

Mulai dari layanan konsultasi keagamaan, informasi pernikahan, pendampingan masyarakat, hingga pelayanan administrasi lainnya berlangsung dengan tertib dan profesional. Seluruh pegawai KUA Wonomerto terlihat menjalankan tugas masing-masing dengan semangat pelayanan yang humanis dan ramah kepada masyarakat.

Kepala KUA Wonomerto, H. Wawan Ali Suhudi, S.Ag., M.H., turut memantau langsung jalannya pelayanan bersama jajaran penghulu, penyuluh agama Islam, guru DPK, dan tenaga administrasi di lingkungan KUA Wonomerto.

Turut hadir pula Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., bersama para penyuluh lainnya yang aktif memberikan pendampingan dan pelayanan kepada masyarakat yang hadir di kantor KUA.

Suasana pelayanan tampak berjalan lancar dan komunikatif. Kehadiran para pegawai yang sigap dan responsif membuat masyarakat merasa nyaman dalam menyampaikan kebutuhan maupun konsultasi yang diperlukan.

Melalui pelayanan yang terus dijaga kualitasnya, KUA Wonomerto berkomitmen menghadirkan layanan yang tidak hanya cepat dan profesional, tetapi juga mampu memberikan kenyamanan serta kedekatan kepada masyarakat dalam setiap proses pelayanan keagamaan. 


Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Rabu, 08 April 2026

Monitoring Triwulan I Digelar, Kinerja Pegawai KUA Wonomerto Diperkuat demi Pelayanan Prima

 


Wonomerto — KUA Pusaka Wonomerto melaksanakan kegiatan monitoring kinerja pegawai Triwulan I sebagai bentuk evaluasi dan penguatan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (8/4/2026) di lingkungan KUA Wonomerto dengan melibatkan seluruh unsur pegawai.

Monitoring ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Wonomerto, H. Wawan Ali Suhudi, S.Ag., M.H., bersama jajaran pegawai mulai dari penghulu, penyuluh agama Islam, guru DPK, hingga tenaga administrasi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan publik serta meningkatkan kedisiplinan dan profesionalitas pegawai di lingkungan KUA Wonomerto.

Dalam pelaksanaannya, monitoring tidak hanya membahas capaian kinerja selama Triwulan I, namun juga menjadi ruang evaluasi bersama terkait pelayanan, administrasi, program penyuluhan, hingga penguatan kerja sama antarpegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Turut hadir pula Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., bersama jajaran penyuluh lainnya yang mengikuti jalannya monitoring dengan penuh perhatian dan semangat kebersamaan.

Suasana kegiatan berlangsung komunikatif dan penuh keterbukaan. Setiap unsur pegawai diberikan ruang untuk menyampaikan evaluasi, masukan, serta langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui monitoring kinerja ini, KUA Wonomerto berharap seluruh pegawai dapat terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas kerja, serta memperkuat komitmen pelayanan yang ramah, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.


Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Selasa, 07 April 2026

Pelayanan pendampingan keagamaan wujudkan catin siap membangun keluarga sakinah

 


Wonomerto — KUA Wonomerto terus melaksanakan pelayanan dan pendampingan keagamaan kepada calon pengantin sebagai bentuk penguatan menuju terbentuknya keluarga sakinah. Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan pada Selasa (7/4/2026) di KUA Wonomerto.

Dalam kegiatan tersebut, sepasang calon pengantin mendapatkan pendampingan dan pembinaan keagamaan sebelum melangsungkan pernikahan. Pendampingan dilakukan guna memberikan pemahaman terkait kesiapan mental, spiritual, serta tanggung jawab dalam membangun kehidupan rumah tangga.

Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto turut memberikan penguatan dan motivasi kepada pasangan calon pengantin agar lebih siap memasuki gerbang pernikahan yang sakral. Salah satunya Neni Dwi Lestari, S.Pd., yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi, komitmen, serta nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan keluarga.

Selain menjadi sarana konsultasi dan edukasi, kegiatan ini juga membantu calon pengantin memahami pentingnya membangun rumah tangga yang harmonis, penuh tanggung jawab, dan dilandasi sikap saling menghormati satu sama lain.

Pelaksanaan pendampingan berlangsung dengan baik dan penuh kehangatan. Pasangan calon pengantin tampak antusias menyimak setiap arahan yang diberikan serta aktif berdiskusi mengenai kehidupan rumah tangga dan persiapan menuju akad nikah.

Melalui kegiatan ini, KUA Wonomerto berharap setiap calon pengantin memiliki kesiapan yang matang sehingga mampu membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah di tengah kehidupan masyarakat.

Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam


Sabtu, 04 April 2026

Pasca Lebaran, MT Nurul Huda Bahas Pentingnya Menjaga Hablum Minannas

 


Bantaran — Suasana hangat pasca Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan sebagai momentum mempererat hubungan sosial dan persaudaraan melalui kegiatan pembinaan keagamaan Majelis Taklim Nurul Huda yang dilaksanakan pada Sabtu (4/4/2026) di Desa Bantaran.

Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., dengan mengangkat materi tentang pentingnya menjaga hablum minannas atau hubungan baik antar sesama manusia setelah Idulfitri.

Dalam penyampaiannya, peserta diajak memahami bahwa Idulfitri bukan sekadar tradisi saling bermaafan, namun juga menjadi titik awal memperbaiki hubungan sosial, menjaga silaturahmi, serta membangun sikap saling menghormati dan peduli terhadap sesama.

Neni Dwi Lestari, S.Pd., menuturkan bahwa nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadhan hendaknya tetap dijaga setelah lebaran, terutama dalam menjaga ucapan, menghindari perselisihan, dan mempererat ikatan persaudaraan di tengah masyarakat.

Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Anggota MT Nurul Huda tampak antusias mengikuti pembinaan, bahkan suasana diskusi berjalan aktif dengan berbagai pengalaman dan refleksi kehidupan yang disampaikan peserta.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat Idulfitri tidak berhenti hanya pada perayaan, namun terus hidup dalam perilaku sehari-hari melalui sikap saling menghargai, menjaga silaturahmi, dan memperkuat ukhuwah di lingkungan masyarakat.

Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Pasca Idulfitri, Kelompok Harum Insani Dapat Penguatan tentang Hablum Minannas

 


Bantaran — Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada kelompok binaan Harum Insani pada Sabtu (4/4/2026) di Desa Bantaran.

Dalam kegiatan tersebut, materi yang disampaikan berfokus pada sikap yang sebaiknya dijaga pasca Hari Raya Idulfitri, khususnya dalam memperkuat hablum minannas atau hubungan baik antar sesama manusia.

Melalui penyuluhan tersebut, peserta diajak memahami bahwa makna Idulfitri tidak berhenti pada perayaan semata, namun juga bagaimana seseorang mampu menjaga hati yang bersih, mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta mempertahankan sikap baik yang telah dilatih selama bulan Ramadhan.

Neni Dwi Lestari, S.Pd., menyampaikan bahwa hubungan baik dengan sesama manusia menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial. Sikap saling menghormati, menjaga ucapan, membantu sesama, dan memperkuat persaudaraan perlu terus dijaga agar semangat Idulfitri tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Anggota Harum Insani tampak antusias mengikuti jalannya pembinaan dan aktif berdiskusi mengenai pengalaman serta hikmah yang dirasakan setelah menjalani bulan Ramadhan dan Idulfitri.

Melalui kegiatan rutin tersebut, diharapkan anggota kelompok binaan Harum Insani mampu terus menjaga nilai-nilai kebaikan, memperkuat ukhuwah, dan menebarkan semangat kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Kamis, 02 April 2026

Pendampingan dan Sosialisasi Wakaf Digelar, KUA Wonomerto Dampingi Pengajuan AIW Masyarakat


Wonomerto — KUA Wonomerto melaksanakan kegiatan pendampingan dan sosialisasi perihal wakaf kepada masyarakat serta tokoh agama yang mengajukan Akta Ikrar Wakaf (AIW) pada Kamis (2/4/2026) di KUA Wonomerto.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya legalitas wakaf serta tata cara pengajuan AIW sesuai ketentuan yang berlaku. Pendampingan diberikan secara langsung agar proses administrasi wakaf dapat berjalan tertib, jelas, dan sesuai prosedur.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat diberikan pemahaman terkait syarat pengajuan wakaf, alur administrasi, hingga pentingnya menjaga aset wakaf agar memiliki kekuatan hukum dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kepentingan umat.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, termasuk Neni Dwi Lestari, S.Pd., yang aktif memberikan sosialisasi serta pengarahan kepada para pemohon AIW dan tokoh masyarakat yang hadir.

Kegiatan berlangsung dengan baik dan penuh keakraban. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap penjelasan serta aktif berkonsultasi mengenai proses wakaf dan administrasi yang diperlukan.

Melalui kegiatan ini, KUA Wonomerto berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi wakaf semakin meningkat, sehingga aset wakaf dapat terjaga dan memberikan manfaat yang luas bagi kemaslahatan umat.


Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam

Rabu, 01 April 2026

Rapat Terbatas dan Mapping Program Digelar, Penyuluh KUA Wonomerto Perkuat Program Unggulan Bersama Kepala KUA

 

Wonomerto — Dalam upaya memperkuat arah program kerja dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto melaksanakan rapat terbatas dan mapping program unggulan bersama Kepala KUA Wonomerto pada Rabu (1/4/2026) di KUA Wonomerto.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Wonomerto, H. Wawan Ali Suhudi, S.Ag., M.H., bersama para penyuluh agama Islam guna membahas strategi penguatan program kerja, arah pembinaan masyarakat, serta pengembangan layanan keagamaan yang lebih berdampak dan terintegrasi.

Dalam suasana diskusi yang hangat namun serius, berbagai program unggulan dibahas dan dipetakan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Wonomerto. Fokus pembahasan meliputi penguatan penyuluhan keluarga sakinah, moderasi beragama, pendampingan masyarakat, penguatan lembaga keagamaan, hingga inovasi pelayanan berbasis kolaborasi dan digitalisasi.

Turut hadir pula Penyuluh Agama Islam KUA Wonomerto, Neni Dwi Lestari, S.Pd., bersama jajaran penyuluh lainnya yang aktif memberikan masukan dan gagasan dalam penyusunan arah program ke depan.

Kepala KUA Wonomerto menegaskan pentingnya kekompakan, soliditas, dan inovasi dalam menjalankan tugas penyuluhan agar program yang dilaksanakan tidak hanya bersifat administratif, namun benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan baik, penuh semangat, dan komunikatif. Melalui rapat dan pemetaan program ini, diharapkan seluruh penyuluh mampu bergerak lebih terarah, adaptif, dan profesional dalam menjalankan pelayanan serta pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. 

Penulis: N'DLestari Penyuluh Agama Islam