Sabtu, 23 Agustus 2025

Cegah Narkoba, Penyuluh Agama Islam dan Polisi Turun ke Sekolah

Neni Dwi Lestari, S.Pd. Penyuluh Agama KUA Bantaran Bersama Aipda Bangun Hadi Kusumo
 bersama siswa siswi Mts. Darul Ulum

 Bantaran – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus menjadi perhatian serius. Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bantaran, Neni Dwi Lestari, S.Pd., kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda. Pada Sabtu, 23 Agustus 2025, ia melaksanakan penyuluhan bertema “Sayangi Dirimu dan Jauhi Narkoba” di Aula MTs Darul Ulum Bantaran, dengan menggandeng pihak Kepolisian Sektor Bantaran.


Dalam kesempatan itu, Neni Dwi Lestari memberikan pengarahan tentang bahaya narkoba dari berbagai sudut pandang, baik kesehatan, sosial, maupun agama. Ia menekankan bahwa narkoba membawa lebih banyak mudarat dibandingkan manfaat, bahkan bisa menghancurkan masa depan seseorang. Dari sisi agama, narkoba jelas diharamkan karena merusak akal sehat, merusak tubuh, dan mengganggu keharmonisan keluarga serta masyarakat.


 “Menjauhi narkoba adalah bentuk nyata rasa sayang pada diri sendiri. Dari segi kesehatan merugikan, dari segi sosial menghancurkan, dan dari segi agama jelas dilarang. Pelajar harus berani berkata tidak pada segala bentuk narkoba,” tegas Neni.


Selain Neni, penyuluhan ini juga menghadirkan Aipda Bangun Hadi Kusumo, anggota Polsek Bantaran yang saat ini bertugas di Kecamatan Bantaran. Dengan latar belakang pengalaman pernah bertugas di unit Reserse Narkoba, Aipda Bangun menyampaikan materi yang sangat relevan dengan kondisi saat ini. Ia menjelaskan secara detail bagaimana peredaran narkoba sudah merambah hingga ke kalangan usia sekolah, serta bagaimana cara pelajar melindungi diri agar tidak terjerumus.


Kegiatan penyuluhan ini mendapatkan respons positif dari para siswa MTs Darul Ulum Bantaran. Banyak di antara mereka yang antusias mengajukan pertanyaan dan bahkan meminta agar kegiatan semacam ini bisa diadakan kembali. Penyuluhan berlangsung di sela-sela latihan baris-berbaris (LBB) siswa, sehingga menambah semangat mereka dalam berlatih sekaligus memberikan bekal moral dan motivasi tambahan.


Melalui kolaborasi antara penyuluh agama dan kepolisian ini, diharapkan para siswa semakin paham akan bahaya narkoba, memiliki kesadaran untuk menjaga diri dan lingkungan, serta semakin termotivasi untuk meraih prestasi tanpa terjerumus dalam pergaulan yang salah.


Sebagai bagian dari Kementerian Agama, KUA Kecamatan Bantaran terus mendukung program pemerintah dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Melalui kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh penyuluh agama, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat, berakhlak mulia, dan mampu menjadi benteng bagi diri sendiri maupun lingkungannya dari bahaya narkoba.


Penulis: Lestari — Penyuluh Agama Islam KUA Bantaran