Sumberasih — Penyuluh Agama Islam KUA Sumberasih, Neni Dwi Lestari, S.Pd., mengikuti kegiatan Zoom Meeting Nasional Program Masjid Berdampak yang dilaksanakan secara daring dan serentak di seluruh Indonesia pada Jumat (8/5/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia tersebut diikuti oleh berbagai unsur Kementerian Agama, pengelola masjid, penyuluh agama, serta stakeholder terkait dari berbagai daerah. Program Masjid Berdampak menjadi salah satu upaya penguatan fungsi masjid agar tidak hanya berperan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan umat, pendidikan, sosial, ekonomi, dan pelayanan kemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai informasi dan penguatan mengenai arah kebijakan Kementerian Agama dalam mengembangkan peran masjid yang lebih luas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain menjadi pusat pembinaan keagamaan, masjid juga diharapkan mampu menjadi solusi terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Neni Dwi Lestari menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini karena memberikan wawasan dan pemahaman baru terkait penguatan fungsi masjid di era modern. Menurutnya, peran penyuluh agama sangat penting dalam mendukung implementasi program-program yang berorientasi pada kemaslahatan umat melalui pemberdayaan masjid.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam mengikuti materi dan berbagai sesi yang disampaikan oleh para narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pengelola masjid, penyuluh agama, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mewujudkan masjid yang aktif, produktif, dan berdampak bagi kehidupan umat.
Program Masjid Berdampak diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat peradaban Islam yang tidak hanya menghadirkan keberkahan spiritual, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Penulis: N'DLestari — Penyuluh Agama Islam


.jpeg)