Bantaran — Penyuluh Agama Islam Neni Dwi Lestari, S.Pd. kembali melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada Kelompok Binaan Harum Insani pada Sabtu (16/5/2026) di Desa Bantaran. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari materi Akidah Akhlak yang telah disampaikan pada pertemuan sebelumnya.
Pada pertemuan kali ini, pembahasan difokuskan pada implementasi akidah dalam kehidupan sehari-hari serta pentingnya menjaga akhlak sebagai cerminan keimanan seorang muslim. Peserta diajak untuk memahami bahwa keimanan tidak cukup hanya diyakini dalam hati, tetapi harus diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan interaksi yang baik terhadap sesama.
Dalam penyampaiannya, Neni Dwi Lestari menegaskan bahwa akhlak yang mulia merupakan buah dari akidah yang kuat. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya senantiasa menjaga lisan, menghormati orang lain, menjauhi perilaku yang merugikan sesama, serta membiasakan diri melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi ringan mengenai berbagai tantangan dalam menjaga akhlak di tengah perkembangan zaman. Para peserta diberikan ruang untuk berbagi pengalaman serta menyampaikan pertanyaan terkait penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan baik, lancar, dan penuh antusiasme. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai jalannya pembinaan, sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta.
Melalui pembinaan berkelanjutan ini, diharapkan anggota Kelompok Harum Insani semakin memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara keimanan dan akhlak dalam kehidupan. Dengan akidah yang kokoh dan akhlak yang baik, diharapkan terwujud pribadi-pribadi muslim yang mampu menjadi teladan serta membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitarnya.
Penulis: N'DLestari — Penyuluh Agama Islam
